DEVOSI KEPADA SAKRAMEN MAHAKUDUS

Kembali

Tuhan-ku Yesus Kristus, kasih-Mu yang dahsyat kepada umat manusialah yang menahan-Mu siang malam dalam Sakramen ini, penuh belas kasihan dan cinta, menanti, mengundang, dan menyambut semua yang datang mengunjungi-Mu. Aku percaya bahwa Engkau sungguh hadir dalam Sakramen dari Altar. Dari kedalaman ketiadaanku, aku memuja-Mu; dan aku bersyukur kepada-Mu atas begitu banyak rahmat yang telah Kau anugerahkan kepadaku, teristimewa anugerah DiriMu Sendiri dalam Sakramen ini, anugerah BundaMu yang Tersuci sebagai perantaraku, dan anugerah hak istimewa mengunjungi-Mu dalam Gereja ini.

Sekarang aku berbicara kepada Hati-Mu yang Maharahim dengan tiga intensi: untuk mengucap syukur kepada-Mu atas anugerah agung DiriMu Sendiri; untuk menyilih segala penghinaan yang ditimpakan para musuh ke atas-Mu dalam Sakramen ini; dan untuk menyembah-Mu di mana pun Kehadiran Ekaristi-Mu dicemarkan atau diabaikan.  

Yesus-ku, aku mengasihi Engkau dengan segenap hatiku. Aku sungguh menyesal atas segala tidak tahu terima kasihku atas kebajikan-Mu yang tak terbatas. Sekarang aku berbulat hati, dengan pertolongan rahmat-Mu, untuk tidak pernah menghina Engkau lagi. Aku orang yang berdosa ini mempersembahkan kepada-Mu segenap keberadaanku, segenap kehendakku, kasihku, kerinduan dan segalanya yang aku miliki. Mulai saat ini, perbuatlah padaku dan pada segala milikku seperti yang Engkau kehendaki. Aku merindukan dan menginginkan hanya kasih-Mu, ketekunan hingga akhir, dan rahmat untuk senantiasa melakukan kehendak-Mu yang kudus.

Aku mohon pengantaraan-Mu bagi jiwa-jiwa di api penyucian, teristimewa jiwa-jiwa yang paling berdevosi kepada Sakramen Mahakudus dan kepada BundaMu yang Tersuci. Aku mempersembahkan kepada-Mu pula, segenap pendosa yang malang. Dan yang terakhir, Juruselamat-ku terkasih, aku mempersatukan segenap kerinduanku dengan kerinduan Hati-Mu yang Maharahim. Bersatu dengan-Mu, aku persembahkan segala doaku kepada BapaMu yang Kekal, dan mohon kepada-Nya dalam Nama-Mu dan demi kasih-Nya kepada-Mu, untuk mendengarkan dan menjawab doa-doaku. Amin.


Adoration Of The Blessed Sacrament

BULAN EKARISTI MAHAKUDUS

( MONTH OF HOLY EUCHARIST )

Klik DISINI untuk Adorasi Ekaristi LIVE online!

“Sebab aku sekarang tak dapat menyambut Engkau, ya Yesus-ku,
dalam Komuni Kudus, sudi datanglah secara rohani ke dalam hatiku,
dan jadikanlah hatiku Hati-Mu Sendiri untuk selama-lamanya.”

“Yesus dalam Sakramen Mahakudus di altar, kasihanilah kami!”


DOA KEPADA SAKRAMEN MAHAKUDUS
Gambar di atas adalah Ekaristi Mahakudus yang diperlihatkan
selama Adorasi EkaristI di Kapel Convent, Gereja Santa Juliana WPB, FL

APA ITU ADORASI SAKRAMEN MAHAKUDUS?

Ketika kamu maju untuk menerima Komuni Kudus di gereja, pernahkah kamu bertanya kepada dirimu sendiri, “Apakah yang aku makan?” Wah, itu pertanyaan yang salah! Komuni Kudus bukan suatu benda!

Seharusnya kamu bertanya, “Siapakah yang aku terima?” Komuni Kudus adalah seorang pribadi. Yaitu pribadi Yesus dari Nazaret - orang yang sama yang dilahirkan pada hari Natal dan yang wafat disalib, Putra Tunggal Allah yang Kekal.

Orang sering melupakan hal ini karena Komuni tidak seperti seorang manusia atau pun suatu makhluk ilahi. Ketika kita menerima Komuni Pertama kita, mungkin kita memikirkannya, tetapi kemudian kita segera lupa akan hal tersebut.

Gereja melakukan sesuatu untuk mengingatkan kita, yaitu dengan “Adorasi”. Adorasi membantu kita menyadari bahwa Tuhan sungguh nyata hadir secara pribadi dalam Sakramen Mahakudus. Imam mentahtakan Hosti Kudus dalam suatu tempat yang disebut monstran (artinya `mempertontonkan'). Kita bersembah sujud pada Yesus. Kita mengatakan pada-Nya betapa kita mencintai-Nya dan menyembah-Nya. Inilah yang disebut “Adorasi Sakramen Mahakudus”. Kita tidak menyembah roti, tetapi kita menyembah Putra Allah.

Pada akhirnya, Yesus Sendiri memberkati kita secara pribadi. Sesungguhnya, bukan imam yang memberkati, melainkan Tuhan Sendiri.

sumber :www.indocell.net/yesaya

Printable view

HOME | EVENTS | FAITH | PRAYERS | CONTACT | LINKS